Jumat, 27 November 2015

Pemilihan Umum






Pengertian

Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat, serta salah satu bentuk pemenuhan hak asasi warga negara di bidang politik. Pemilu dilaksanakan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Sebab, rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Pemilu dilaksanakan dengan menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Asas Pemilu

  •  Langsung, berarti rakyat pemilih mempunyai hak untuk secara langsung memberikan suaranya sesuai dengan kehendak hati nuraninya, tanpa perentara
  • Umum, berarti pada dasarnya semua warga negara yang memenuhi persyaratan minimal dalam usia, yaitu sudah berumur 17 tahun atau telah/pernah kawin berhak ikut memilih dalam pemilihan umum
  • Bebas, berarti setiap warga negara berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun
  • Rahasia, berarti dalam memberikan suaranya pemilih dijamin bahwa pemilihnya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun
  • Jujur, berarti dalam menyelenggarakan pemilihan umum; penyelenggaran/pelaksanaan, pemerintah dan partai politik, peserta pemilu, pengawas dan pemantau pemilu, termasuk pemilih, serta semua pihak yang terlibat secara tidak langsung, harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
  • Adil, berarti dalam menyelenggarakan pemilu, setiap pemilih dan partai politik peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama, serta bebas dari kecurangan pihan manapun

Fungsi Pemilu
  1. Sarana memilih pejabat publik (pembentukan pemerintahan) 
  2.  Sarana pertanggungjawaban pejabat publik 
  3.  Sarana pendidikan politik rakyat

Sistem Pemilihan Umum

Berdasarkan daftar peserta partai politik

Sistem pemilihan umum terbagi 2 jenis yaitu
  1. sistem terbuka, yaitu pemilih mencoblos/mencontreng nama dan foto peserta partai politik.
  2. sistem tertutup, yaitu pemilih mencoblos/mencontreng nama partai politik tertentu.

Berdasarkan perhitungan

Sistem pemilihan umum terbagi 3 jenis yaitu
  1. sistem distrik (plurality system), yaitu perhitungan sederhana yaitu calon peserta politik mengumpulkan dalam jumlah suara terbanyak. Jenis sistemnya:
    1. Mayoritas multak (First Past The Post/FPTP)
    2. Suara alternatif (Alternative Vote/AV)
    3. Suara blok (Block Vote/BV)
    4. Sistem putaran dua (Two Round System/TRS)
  2. sistem semi proporsional (semi proportional system), yaitu perhitungan sistem distrik yang menjembatani proporsional. Jenis sistemnya:
    1. Suara non dipindahtangankan tunggal (Single Non Transferable Vote/SNTV)
    2. Sistem paralel (Parallel system)
    3. Suara terbatas (Limited vote)
    4. Suara kumulatif (Cumulative vote)
  3. sistem proporsional (proportional system), yaitu perhitungan rumit yaitu calon peserta politik mengumpulkan dengan menggunakan bilangan pembagi pemilih. Jenis sistemnya:
    1. Suara dipindahtangankan tunggal (Single Transferable Vote/STV)
    2. Perwakilan proporsional (Proportional Representative/PR)
    3. Daftar partai (Party-list)
      1. Daftar terbuka (Open-list)
      2. Daftar tertutup (Close-list)
      3. Daftar lokal (Local-list)
    4. Anggota proporsional campuran (Mixed Member Proportional/MMP)

Pentingnya Pendidikan untuk Memajukan Kehidupan Bangsa


Pendidikan merupakan hal yang penting dan patut diperbincangkan di era masa kini. Betapa pentingnya pendidikan bagi seluruh putra putri bangsa ini. Keterbatasan moral, sikap yang kian luntur akan pengaruh globalisasi yang kian menyerbu dan terus datang tiada henti. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang semakin meningkat seiring majunya zaman, menuntut kita untuk lebih fokus terhadap pendidikan dan senantiasa meningkatkannya.

Pendidikan adalah pondasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Sumber daya manusia yang akan mengatur, dan mengolah sumber daya alam yang ada.

Indonesia adalah negara yang kaya akan alamnya. Negara agraris yang memiliki berjuta-juta kekayaan. Akan tetapi Indonesia sendiri memiliki tingkat sumber daya manusia yang kecil, sehingga belum mampu untuk mengolah kekayaan itu secara maksimal. Berbagai cara pemerintah lakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Mulai dari wajib belajar 9 tahun hingga kini pemerintah mewajibkan wajib belajar 12 tahun, yaitu setara SMA/SMK/MA dan setingkatnya. Tujuan itu tidak lain agar putra putri bangsa ini memiliki pendidikan yang maksimal

Berbagai upaya pemerintah lakukan untuk memajukan pendidikan bangsa ini, akan tetapi selalu ada kendala mengenai hal itu. Salah satu diantaranya adalah faktor ekonomi.

Faktor ekonomi selalu menjadi alasan yang tak kunjung usai dalam masalah pendidikan. Dimana orang tua tidak mau menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi dengan alasan keterbatasan ekonomi. Sehingga banyak ditemukan di pelosok-pelosok desa. Mereka hanya melanjutkan sekolah ditingkat SD maupun SMP.

Orang tua hanya berpikir dengan asumsi mereka bahwa sekolah itu membuang-buang uang saja, sehingga setelah anak mereka lulus, mereka membiarkannya untuk bekerja, seperti di sawah, kuli bangunan, penjaga toko, maupun pembantu rumah tangga. Sungguh ironis melihat putra putri bangsa yang seharusnya memperoleh pendidikan yang layak akan tetapi harus berenti karena keterbatasan ekonomi. Padahal, pemerintah maupun pihak swasta telah mengeluarkan berbagai beasiswa bagi pelajar yang tidak mampu agar mereka bisa melanjutkan proses belajar mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Kekurang sadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan di masa kini juga merupakan salah satu faktor penyebabnya. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi maupun seminar di desa-desa terpencil terutama, akan pentingnya pendidikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar masyarakat yang berasumsi sekolah hanya akan membuang-buang uang saja itu hlang dari benak pikiran mereka. Berbagai beasiswa telah pemerintah sediakan untuk mereka yang tidak mampu secara ekonomi. Contohnya, Raeni, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (UNNES) yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang ayahnya hanya seorang tukang becak, dia bisa menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan meraih IPK yang tinggi. Mahasiswi asal kabupaten Kendal yang mendapatkan beasiswa bidikmisi ini merupakan salah satu contoh bahwa tidak ada yang menghalangi anak bangsa untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi, asal mereka berniat untuk meraih prestasi dan belajar untuk mendapatkan ilmu yang tentunya akan berguna di masa mendatang.

Akan tetapi, Indonesia tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar akademis saja. Sikap dan moral yang baik harus ada di setiap jiwa masing-masing. Banyak tokoh-tokoh di negri ini yang pintar, akan tetapi mereka memiliki moral yang sangat tidak pantas dan tidak sewajarnya dimiliki. Pejabat-pejabat yang menjadi teladan negri ini, mereka pintar, mendapat gelar doctor, magister, sarjana lulusan universitas-universitas ternama bahkan luar negeri akan tetapi tidak sedikit di antara mereka yang melakukan korupsi, kolusi, dan napotisme. Sehingga, kepintaran mereka sia-sia karena tidak didampingkan dengan moral yang baik.

Oleh karena itu, dalam pendidikan sikap dan moral yang baik harus ditanamkan dalam setiap siswa maupun mahasiswa sejak dini agar ketika mereka turun dan mengabdi kepada masyarakat, mereka mampu menjadi teladan yang baik, dan yang pasti menjadi pemuda-pemudi Indonesia yang bertanggung jawab serta mampu untuk memajukan negri ini menuju negara yang lebih maju.

kekurang sadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan di masa kini juga merupakan salah satu factor penyebabnya. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi maupun seminar di desa-desa terpencil terutama, akan pentingnya pendidikan dalam kehidupan berbangsa da bernegara. Agar, masyarakat yang berasumsi bahwa sekolah hanya akan membuang-buang uang saja itu hilang dari benak pikiran mereka. Berbagai beasiswa telah pemerintah sediakan untuk mereka yang memiliki kemampuan secara akademis akan tetapi tidak mampu secara ekonomis. Contohnya saja Raeni, mahasiswa fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang ayahnya hanya seorang tukang becak, dia bias menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan meraih IPK cum-load. Mahasiswa asal kabupaten Kendal yang mendapatkan beasisiwa bidikmisi ini merupakan salah satu contoh bahwa tidak ada yang menghalangi anak bangsa untuk menempuh pendidikan ang lebih tinggi, asal mereka berniat untuk meraih prestasi dan belajar untuk mendapatkan ilmu yang tentunya akan berguna di masa mendatang.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/hastutik/pentingnya-pendidikan-demi-memajukan-sebuah-bangsa_54f9830ba33311ac048b510
Betapa pentingnya pendidikan bagi seluruh putra putri bangsa ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/hastutik/pentingnya-pendidikan-demi-memajukan-sebuah-bangsa_54f9830ba33311ac048b5103

Penanganan Terkini TBC Pada Anak





TBC pada anak bukanlah penyakit yang menular karena kuman hanya berkembang biak di kelenjar paru-paru jadi tidak terbuka. Hal itu tentu sangat berbeda dengan TBC pada orang dewasa yang bisa menular melalui kontak udara maupun badan dengan penderita.

Anak dengan kondisi gizi buruk atau memiliki sistem imunitas yang lemah sangat rentan untuk tertular kuman TBC. Untuk upaya pencegahan lebih dini agar anak tidak terinfeksi kuman TBC, maka disarankan kepada orang tua untuk memberi vaksin BCG pada anak, terutama setelah dilahirkan. 
TBC pada anak bisa berbahaya kalau tidak ditanggulangi dengan benar, karena kuman yang masuk ke saluran napas dapat menyebar ke seluruh tubuh seperti selaput otak, hati, ginjal, tulang. Namun, selama daya tahan tubuh anak dalam keadaan baik maka kuman TBC akan berdiam diri dan baru bereaksi ketika daya tahan anak menurun.

Penanganan terkini TBC pada anak dimulai dari diagnosis TBC pada anak. Namun sebenarnya sangat sulit untuk dapat mendiagnosa Tuberculosis yang menyerang anak-anak yang lebih kecil. Padahal diagnosis tepat TBC sangatlah penting untuk menemukan adanya Mycobacterium tuberculosis yang hidup dan aktif dalam tubuh anak yang diduga TBC. Caranya yang paling mudah adalah dengan melakukan tes dahak. Namun hal itu tidak bisa dilakukan dengan uji dahak, karena anak yang menderita TBC biasanya tidak mengalami batuk berdahak. Untuk itu dilakukan cara lain untuk mendiagnosis kuman TBC pada anak, yakni melalui gambaran klinis, foto rontgen dada dan uji tuberculin atau uji mantoux. Jika mengandalkan hasil foto rongent dada, maka tidak akan ditemukan diagnosa yang tepat karenanya perlu dilakukan uji tuberculin. Nah, jika hasil Uji Tuberkulin positif, maka hal tersebut menunjukkan adanya infeksi TB.

Untuk itu, biasanya dokter akan menerapkan penanganan terkini TBC pada anak, yakni mengharuskan anak yang terinfeksi TBC untuk menjalani pengobatan TBC menggunakan tiga macam obat, yaitu INH, Rifampicin dan Pirazinamide. Pemberian obat INH dan Rifampicin selama dua bulan, dan Pirazinamide selama empat bulan, sehingga minimal pemberian obat sama dengan orang dewasa, yaitu enam bulan.

Selain mengetahui tentang penanganan terkini TBC pada anak, masyarakat juga harus memahami bahwa Penyakit TBC merupakan penyakit infeksi yang artinya, pasti ada sumber penularnya. Jadi, apabila kita mendapati seorang anak menderita TB aktif, maka langkah efektif yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran TBC kepada anggota keluarga yang lain adalah dengan memeriksa seluruh anggota keluarga dan orang dewasa lain yang memiliki kontak dekat dengan si anak yang menderita TB aktif. Hal itu berguna untuk mencari sumber penularan TBC, dan jika sudah ketemu maka penderita harus segera diobati, agar rantai penularan dapat dihentikan sedini mungkin.

Lingkungan



Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.

Lingkungan sangat berarti bagi kelangsungan hidup manusia. Tanpa lingkungan mungkin manusia tidak bisa hidup. Karena dari lingkungan, manusia mendapatkan segalanya yang dibutuhkan manusia. Contohnya, makanan. Makanan diproduksi dari lingkungan. Tanpa lingkungan makanan tidak dapat berproduksi. Walaupun kita memakan daging ayam, ikan, dan lainnya. Namun tanpa makanan dari lingkungan juga, ayam, ikan, tidak dapar hidup dan berkembang biak. Lingkungan yang baik, maka akan menghasilkan makanan yang bergizi baik. 

Namun, banyak dari manusia yang menyalah gunakan lingkungan sekitar. Bagi manusia yang tidak bertanggung jawab, menurut mereka lingkungan akan baik-baik saja dengan apapun yang akan mereka lakukan, namun itu semua tidak benar. Dengan menebang pohon secara liar, membuang limbah yang menyebabkan lingkungan kotor, membakar sampah sembarang, dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat lingkungan memburuk.

Sekarang pun lingkungan sudah mulai rusak. Lagi-lagi manusia berperan dalam kerusakan lingkungan yang terjadi disekitar kita.

  • Polusi Udara: Pencemaran lingkungan Hidup akibat polusi ini merupakan acaman serius bagi keberlangsungan kelestarian lingkungan hidup. penggunaan bahan kimia sebagai salah satu bahan untuk aktifitas kehidupan menimbulkan dampak yang berbahaya bagi keberlangssungan Lingkungan hidup. kimia berbahaya ditemukan di semua generasi baru dan diperkirakan satu dari empat orang di dunia terpapar polusi udara yang tak sehat.
  • Kekurangan bahan Pangan: Akibat dari meluasnya perilaku industrialisasi dibernagai belahan bumi, menimbulkan dampak penyempitan akan lahan budidaya bahan pangan pokok manusia, yang pada akhirnya menimbulkan krisis bahan pangan. Sehingga diprediksikan 1 dari 6 orang di dunia menderita kelaparan dan gizi buruk
  • Kekurangan Sumber Daya Air. Air merupakan salah satu bahan yang terpenting bagi keberlangsungan hidup manusia. Na pada tahun 2025 nanit, dirediksikan akan ada krisis air yang parah di beberapa belahan bumi ini.
  • Sumber Daya Energi Hampir Habis: Sumber daya energi semisal minyak bumi atau BBM serta gas bumi telah mulai berkurang, ini diakibatkan karena pemakaian minyak dan gas bumi yang berlebihan. dan pada tahun ini mula dirasakan dampak dari merosotnya produksi minyak da gas bumi.
  • Perubahan Iklim: Tantangan terbesar adalah perubahan iklim, yang menyebabkan meningkatnya gempa bumi, tsunami, gunung meletus, badai, banjir, kekeringan dan hilangnya spesies.
Tidak ada henti-hentinya manusia berperan aktif dalam lingkungan. dari mulai menjaga sampai merusak pun manusia ikut serta.

Lingkungan yang ada disekitar kita adalah lingkungan yang harus kita jaga, kita rawat. Janganlah kita merusak lingkungan disekitar kita.